Pertama, berusaha untuk berpenampilan
serapih dan senyaman mungkin tidak harus berpakai baru yang pasti harus
serasi sehingga enak dipandang, bagi yang memiliki kulit sawo mateng
coba memilih warna baju dan yang lainya lebih cerah atau warna yang
pasti dan jelas hindari warna-warna yang nanggung, gelap atau terkesan
pastel karena itu tidak bisa mendukung keeksotisan warna kulit sawo
mateng. Bagi mereka yang berwarna kulit cerah bersyukurlah pasti warna
apapun cocok untuk kulitmu. Penampilan yang maksimal dapat membantu
meningkatkan kePedean, tidak harus cantik atau ganteng Penampilan yang
oke dan enak di pandang berasal dari pesona dalam orang tersebut.
Memperhatikan fungsi mulut dan organ pendukungnya,
maksudnya untuk tahap kedua disini yaitu mengoptimalkan funsi mulut anda
sebagai alat komunikasi yang baik dengan bertutur kata yang baik,
senyum yang indah yaitu senyum dari hati yang ikhlas dan posisi bibir
simetris. Untuk berlatih ini anda bisa melakukan setiap pagi setelah
bangun tidur langsung bercermin dan memulai hari dengan senyuman ikhlas
dari hati serta ciptakan seindah semanis mungkin sehingga anda mersakan
kenikmatan yang luar biasa. Pelatihan senyum ini bisa memberikan energi
positif untuk satu hari yang akan anda jalani. Tutur kata yang baik
dengan didukung senyuman indah maka akan menganggkat kePedean anda dalam
berkomunikasi dengan orang lain atau kenalan baru anda.
Selanjutnya Body language, hal ini dimulai
cara kita berjalan, melirik, memegang, duduk, memandang, mengambil,
merunduk dll. Mulailah berjalan dengan tegak sedikit membusungkan dada
posisi kepala tegak, usahakan berjalan lebih feminim untuk mereka kaum
hawa dan jalan lebih gagah untuk kaum adam. Untuk memandang dan melirik
biasakan dengan pandangan yang tajam tapi lembut, hal ini akan
memberikan aura positif dan kesan yang baik kepada mereka yang memandang
atau lawan komunikasi kita. Cara untuk memegang atau memfungsikan
tangan sebaiknya berusaha untuk tampil lebih agresif, hal ini untuk
memperlihatkan kesungguhan kita sebagi tanggung jawab yang tinggi.
Memegang disini misalnya memegang pensil buku tas atau yang lainya.
Selanjutnya posisi duduk diusahakan tegak namun diharuskan dipaskan
dengan kenyamanan, jika dalam suatu seminar atau kuliah untuk
meningkatkan kepedean hendaknya duduk di urutan yang center atau bisa
menjadi pusat perhatian pemateri, dosen atau pemakalah yang lainya
biasanya di barisan pertama, dibarisan kedua posisi di tengah atau di
barisan tengah dengan ppsisi persis pembelah simetris. Dengan posisi
duduk seperti itu maka akan membuat rasa PD meningkat
Jika ingin menjadi penyaji atau pemakalah yang baik, maka
berlatihlah,berlatihlah, berlatihlah semaksimal mungkin kuasai materi
yang akan disajikan, kuasai medan audiens, kuasai fasilitas pendukung.
Untuk mengurangi rasa gerogi berbicara di muka umum maka harus dilakukan
pelatihan setiap hari dengan selalu mencoba mebicarakan suatu topik
kepda orang-orang baru dengan baik hal ini akan menutut kita untuk
selalu bergaul dengan orang lain secra terus menerus tentunya dengan
cara yang baik, berikan kesan positif kepada setiap lawan komunikasi
kita latihlah karakter kepeminpinan dengan aktif berorganisasi bergabung
dengan berbagai teamwork menantang diri dalam memcahkan suatu
permasalahan organisasi. Melakukan peran-peran yang tadi akan
menumbuhkan karakter suppel dalam diri kita, jika semua itu dapat
dijalankan maka bertahap rasa PD kita akan semakin tinggi.
about me
Rabu, 20 November 2013
cara menghilangkan malas
Inilah beberapa cara menghilangkan malas :
1. Tetapkan impian
Pertama, coba tetapkan dan tanyakan kepada diri sendiri, apa impian anda
dalam hidup ini. Jika impian anda sudah sangat jelas, modal dasar sudah
anda pegang dengan baik. Dalam hidup kita harus memiliki impian,
misalnya setahun lagi harus punya rumah, mobil dan memberangkatkan haji
orang tua. Bagi kalian para remaja, tetapkan impian kalian, misalnya
harus lulus dengan nilai tertinggi dan lain sebagainya. Masing-masing
impian sesuaikan dengan impian anda sendiri.
2. Jangan suka menunda
Jika harus ya harus, jangan membiasakan diri untuk menunda mengerjakan
sesuatu. Waktu tidak akan pernah berhenti sedetik pun. Jika anda memilih
tidur dan menghabiskan waktu untuk hal yang tidak penting, padahal anda
memiliki kewajiban yang sebenarnya harus anda kerjakan, sama artinya
anda sudah membunuh waktu dan kesempatan anda sendiri. Anda sudah
tertinggal.
3. Disiplin diri
Hampir identik dengan jangan suka menunda diatas. Disiplin merupakan
salah satu kunci sukses orang-orang yang telah sukses. Jadikanlah
kedisiplinan sebagai menu wajib yang harus terus kita jalankan dalam
kehidupan kita. Dalam hal apapun, sertakanlah disiplin didalamnya dan
lihatlah hasilnya.
4. Buatlah jadwal
Buatlah jadwal kegiatan yang harus dikerjakan. Jangan sampai anda
melewati hari-hari tanpa tahu apa yang harus dilakukan. Ingatlah impian
anda dan anda akan lebih mudah merancang apa saja hal-hal yang harus
dikerjakan untuk dapat meraih impian anda dalam hidup.Buatlah jadwal
dengan sebaik mungkin.
5. Konsekuen dengan jadwal
Jadwal sudah dibuat dengan baik, akan menjadi tidak berguna apabila anda
tidak melakukan dan menjalankan apa yang sudah anda jadwalkan sendiri.
Hal ini sangatlah penting anda pegang teguh, karena rencana tanpa action
sama saja kosong dan hanya akan menjadi angan-angan belaka. Dengan anda
terus menjaga komitmen anda sendiri, meraih impian anda akan terasa
lebih mudah dan rasa malas lama-lama akan hilang dengan sendirinya.
6. Buatlah target
Buatlah sebuah target yang harus anda selesaikan dalam jangka waktu yang
sudah anda tentukan sendiri. Misalnya, besok pagi semua tugas dari guru
dan dosen harus selesai. Nah, dengan anda mempunyai target semacam ini,
maka anda akan lebih cepat bertindak dan rasa malas pun akan hilang.
7. Jadikan kisah orang lain sebagai pupuk penyemangat
Anda bisa menjadikan kisah-kisah orang yang telah sukses dalam hidupnya
sebagai penyemangat anda dalam meraih impian. Dengan cara seperti ini,
kemungkinan besar rasa malas tidak akan melanda anda. Karena, biasanya
malas akan muncul jika anda sedang lemah motivasi, merasakan betapa
beratnya perjalanan hidup menuju sukses dan lain sebagainya. Dengan anda
memiliki contoh kisah orang sukses, anda akan terhindar dari yang
namanya rasa malas.
8. Berteman dengan orang yang bukan pemalas
Ketika seseorang bergaul dengan orang yang pemalas, maka kemungkinan
besar akan ikut menjadi seorang pemalas, begitu juga sebaliknya. Tinggal
anda pilih sendiri, anda ingin menjadi pemalas atau menjadi orang yang
disiplin dalam hidup. Jika anda memilih teman yang bukan pemalas, maka
anda pun akan menjadi orang yang tidak malas, karena teman sangat
berpengaruh besar terhadap kita.
9. Hindari melamun
Hindari kebiasaan melamun tidak jelas. Carilah kegiatan yang bermanfaat
daripada anda menghabiskan waktu anda untuk melamun yang sama sekali
tidak ada gunanya. Waktu terus berputar, jika anda tidak cepat, maka
anda akan tertinggal. Dengan anda mengisi waktu kosong anda untuk
mengerjakan sesuatu yang bermanfaat, anda akan mulai terbiasa untuk
tidak malas.
10. Lihatlah semua masalah dengan positif
Ketika menghadapi masalah, ambillah celah-celah positif dan manfaatnya
dan jangan sampai melihat sisi kesulitannya. Anggaplah semua masalah itu
mudah, maka anda akan dengan cekatan menghadapi dan menyelesaikannya.
Melihat sisi kesulitan dari masalah hanya akan membuat kita menjadi
malas bertindak. Boleh memikirkan kesulitan, tetapi jangan
berlarut-larut, segera saja ambil tindakan, maka masalah pun akan dapat
terselesaikan.
11. Beri penghargaan pada diri sendiri
Cobalah untuk memberikan penghargaan pada diri sendiri, misalnya saja
jika saya bisa menyelesaikan pekerjaan ini besok pagi, maka saya adalah
calon orang sukses dan berbagai penghargaan lainnya terserah anda
masing-masing. Dengan begitu, rasa malas akan dapat diminimalisir.
12. Membagi tugas berat menjadi bagian-bagian kecil yang mudah dikerjakan
Jika anda menghadapi sebuah masalah atau tugas yang besar yang
berpotensi mendatangkan rasa malas, salah satu trik menghadapinya adalah
dengan membaginya menjadi bagian-bagian kecil yang dapat membuat anda
merasa tidak terbebani ketika melakukannya, dan lihatlah tanpa anda duga
tugas berat anda pun sudah selesai dengan sendirinya.
13. Pikirkanlah akibatnya jika anda malas
Ketika seserang malas, ogah-ogahan dan lamban dalam menyelesaikan
sesuatu, maka mereka akan menyesal pada akhirnya. Semua menjadi kacau,
tidak sesuai jadwal dan pada akhirnya rasa sesal lah yang akan hinggap.
Coba anda berfikir, akibat buruk ketika anda malas. Hal ini akan dapat
membuat anda menjadi tidak malas. Ketika anda menyadari akibat buruknya,
rasa malas pun akan pergi jauh dari anda.
14. Istirahat cukup
Roda kehidupan berjalan 24 jam dan berlaku bagi siapapun di dunia ini.
Anda dapat mengatur kehidupan anda. Istirahat merupakan salah satu hak
tubuh anda. Jika anda kacau dalam mengatur waktu dan istirahat yang
kurang, maka tubuh anda akan menjadi tidak sehat, lemah,lesu, dan malas
pun akan segera hinggap dalam diri anda. Cukupkanlah hak tubuh anda
untuk beristirahat. Tidak harus lama, yang penting berkualitas.
15. Ibadah tepat waktu
Bagi yang beragam Islam, sholat tepat waktu akan mendidik kita untuk
hidup dengan kedisiplinan. Rasa malas akan dapat diminimalisir ketika
kita berusaha untuk beribadah tepat waktu, 5 kali dalam sehari sholat
wajib, syukur-syukur diikuti dengan yang sunnah lainnya.
16. Bangun lebih pagi dan tidur lebih awal
Biasakan untuk bangun lebih pagi dan tidur lebih awal. Jika tidur
terlalu larut, bahkan begadang sampai pagi, lihatlah badan menjadi lesu
tidak bergairah. Lain cerita jika anda membiasakan diri untuk tidur
lebih awal dan mencoba terus bangun lebih pagi. Bagi anda yang beragama
Islam, bangun lebih awal dan segera shalat malam akan membiaskan diri
menjadi pribadi yang rajin dan tidak malas. Udara pagi yang masih segar
pun akan berdampak baikdapat membuat tubuh kita menjadi sehat.
17. Berolahraga
Jangan anggap sepele olahraga. Selain menyehatkan, olahraga juga dapat
membuat diri kita terbiasa untuk tidak malas. Orang yang terbiasa
mengatur jadwal olahraganya, tubuhnya akan sehat, segar bugar dan sangat
cekatan dalam segala hal. Nah, cobalah untuk rutin melakukan olahraga,
maka lihatlah rasa malas akan hilang dengan sendirinya.
18. Biasakan menata segala sesuatunya dengan rapi
Bayangkan jika kamar anda seperti gudang, barang-barang berserakan
dimana-mana, kotor dan pengap. Apakah anda akan semangat melihat kondisi
kamar yang seperti ini? lain cerita jika ruangan anda, entah itu ruang
kerja, kamar tidur, dan berbagai ruangan lainnya anda tata dengan rapi,
maka anda pun akan nyaman dan semangat pun akan membara. Dengan begitu
rasa malas pun akan dapat diminimalisir dan dihilangkan.
19. Jangan cepat puas
Mungkin anda sudah menerapkan berbagai trik untuk mengusir rasa malas
dan anda pun sudah sesuai target mencapai impian anda. Namun, apabila
kita cepat berpuas diri dengan apa yang telah kita capai, maka rasa
malas akan kembali mengintai. Anda merasa bahwa target sudah tercapai,
buat apa menerapkan berbagai tips untuk menghindari rasa malas lagi.
Jika anda berfikir demikian, bisa jadi anda akan kembali bergelut dengan
kebiasaan malas anda. Merasa cepat puas kemudian lupa dengan komitmen
sendiri, dan pada akhirnya kembali malas. Jika anda tidak mudah berpuas
diri, maka anda pun akan terus konsisten melakukan segala hal yang baru
demi kesusksesan anda berikutnya.
20. Rekreasi itu perlu
Setiap manusia tidak akan pernah lepas dengan yang namanya rasa bosan
dan kejenuhan. Hal ini wajar, maka sebagai seorang manusia kita juga
perlu mengatur hak untuk berlibur, berekreasi bersama teman-teman dan
keluarga. Dengan berlibur, maka tubuh akan kembali fresh dan semangat
dalam menghadapi kehidupan pun akan kembali menyala. Jadi, jangan
lupakan untuk berekreasi menghibur diri.
tips sabar
Assalamualaikum Wr. Wb.
Untuk menjadi orang yg penyabar, menghilangkan rasa benci, ikhlas & tawakkal ( tegar) ketika mendapat ujian, tidaklah mudah. Perlu usaha untuk mendapatkan kesabaran, ketegaran & keikhlasan itu. Caranya, dengan banyak-banyak melakukan amalan-amalan sunnah seperti, berzikir ( menyebut kalimat-kalimat Allah berulang-ulang), baca Quran & sholat malam. Karena amalan2 ini jika kita lakukan secara rutin, maka akan membentuk iman dan sangat mempengaruhi pembentukan kekuatan hati terhadap ujian. Semakin banyak amalan sunnah yg dilakukan, maka hati akan semakin sabar & tegar. Sebaliknya semakin sedikit amalan sunnahnya, maka tentunya sedikit pula kesabaran & ketegaran yg didapat. Bagaimana jika tidak pernah melakukan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw ?... Tentunya habislah kesabaran ketika mendapatkan ujian. Habisnya kesabaran adalah naiknya emosi yang menyebabkan timbulnya sifat-sifat syetan (berbagai penyakit hati) seperti, stress, putus asa, benci dan dendam, buruk sangka, patah semangat yang menyebabkan terganggunya aktifitas. Bagi orang bisnis atau orang berkarir, perasaan ini tentu dapat merugikan aktifitas pribadinya. Bagaimana dengan orang-orang non muslim yang tidak pernah melakukan sholat dan amalan-amalan sunnah Rosulullah saw, tapi mereka juga ada yang penyabar ?........Jawabnya, Merekapun mempunyai cara yang berbeda dengan ummat Islam untuk mendapatkan kesabaran dan ketenangan berdasarkan kepercayaan dan keyakinan mereka sendiri. Setiap mahluk Allah yang ingin berusaha untuk mencari sesuatu kebaikan, sekalipun mereka kafir, maka Allah pasti akan berikan jalan keluar baginya. Namun segala kesabaran yang mereka peroleh itu tidak seberapa jika dibandingkan dengan kesabaran yang kita peroleh melalui amalan-amalan sunnah Rosulullah saw. Beliaulah contoh manusia yang paling sabar di dunia sepanjang zaman. Dan kita sebagai ummat nabi Muhammad saw tentunya haram hukumnya mengikuti cara- cara ritual mereka.
أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
"Ketahuilah, hanya dengan mengingat Allah (zikrullah) hati menjadi tenang".Q-S Ar-Ra'd ayat 28.
Kekuatan ketegaran hati itu hanya bertahan selama kita melakukan amalan-amalan sunnahnya. Jika kita meninggalkannya , maka kekuatan dan ketegaran hati itu akan memudar perlahan- lahan. Menyebabkan mudah stress, emosi dan terserang penyakit hati (syetan di dalam hati) lainnya.
Cara termudah untuk dapat jadi orang yang penyabar adalah, tingkatkanlah amalan-amalan sunnah Rosulullah secara bertahap sedikit demi sedikit tetapi rutin. Contoh: Jika anda biasanya selesai sholat fardhu tidak pernah berzikir, cobalah mulai berzikir secara rutin. Kemudian jika sudah terbiasa lalu amalannya ditingkatkan dengan cara menambahkan lagi waktu berzikirnya. Umpama, yang sebelumnya biasanya lima menit kemudian ditambakan lagi menjadi sepuluh menit, atau tambahkanlah amalan sunnah lainnya seperti sholat malam, baca Quran dan lain-lain. Bagi yang sholatnya sering tinggal, biasakanlah agar jangan sampai meninggalkannya lagi. Anggaplah sholat itu suatu kebutuhan hidup. Mengerjakan amalan-amalan sunnah secara rutin, walau amalannya sedikit, itu lebih baik dan terasa pengaruh perubahannya di hati daripada amalannya banyak tetapi tidak rutin.
Langganan:
Postingan (Atom)